PANDUAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN RA (DOKUMEN II KTSP)
PENYUSUNAN
PERANGKAT PEMBELAJARAN RA
(DOKUMEN II
KTSP)
Perangkat
Pembelajaran RA (Dokumen II KTSP 2010) terdiri atas 1) Perencanaan Semester, 2) Rencana Kegiatan
Mingguan (RKM), 3) Rencana Kegiatan Harian (RKH), dan 4) penilaian.
A. Perencanaan Semester
Perencanaan
semester dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan Standar Tingkat
Pencapaian Perkembangan Anak serta pedoman pelaksanaan (Kemendiknas 2010).
Perencanaan semester merupakan program pembelajaran yang berisi jaringan tema,
bidang pengembangan/lingkup perkembangan, indikator, dan alokasi waktu. Adapun
langkah-langkah pengembangan program semester, yaitu 1) mempelajari dokumen
kurikulum, yakni pedoman pengembangan program pembelajaran; 2) menentukan tema
yang akan digunakan dalam setiap semester dan menetapkan alokasi waktu untuk
setiap tema; 3) mengidentikasi tema menjadi subtema; dan 4) menyusun program semester dengan cara
tema-tema yang dipilih dan hasil identifikasi tema menjadi subtema dibuat dalam
bentuk tabel. Adapun jabaran tiap-tiap
langkah sebagai berikut.
1. Mempelajari dokumen kurikulum,
yakni pedoman pengembangan program pembelajaran
Kegiatan yang
dilakukan di antaranya 1) mempelajari/mencermati Tingkat Pencapaian
Perkembangan (TPP) yang terdapat pada Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang
Standar Pendidikan Anak Usia Dini dan 2) mengembangakan tingkat pencapaian
perkembangan menjadi indikator-indikator perkembangan.
a. Mempelajari Tingkat Pencapaian
Perkembangan untuk RA/TK
Tingkat Pencapaian Perkembangan
(TPP) RA/TK terdapat pada Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar
Pendidikan Anak Usia Dini, yaitu standar tingkat pencapaian perkembangan untuk
anak usia 4-≤6. Adapun Tingkat Pencapaian Perkembangan untuk anak RA/TK Usia 4-≤6
tahun sebagai berikut.
Tingkat Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 4 – ≤
6 Tahun
Lingkup Perkembangan
|
Tingkat Pencapaian
Perkembangan
|
|
Usia 4 - <5 tahun
|
Usia 5 - ≤6 tahun
|
|
I.
Nilai-nilai Agama dan Moral
|
1. Mengenal Tuhan melalui agama yang dianutnya.
2. Meniru gerakan beribadah.
3. Mengucapkan doa sebelum dan/atau sesudah melakukan sesuatu.
4. Mengenal perilaku baik/sopan dan buruk.
5. Membiasakan diri berperilaku baik.
6. Mengucapkan salam dan
membalas salam.
|
1. Mengenal agama yang dianut.
2. Membiasakan diri beribadah.
3. Memahami perilaku mulia (jujur, penolong, sopan,
hormat, dsb).
4. Membedakan perilaku baik dan
buruk.
5. Mengenal ritual dan hari besar agama.
6. Menghormati agama orang lain.
|
II. Fisik
A.
Motorik Kasar
|
1. Menirukan gerakan binatang,
pohon tertiup angin, pesawat terbang,
dsb.
2. Melakukan gerakan menggantung (bergelayut).
3. Melakukan gerakan melompat, meloncat, dan berlari secara terkoordinasi
4. Melempar sesuatu secara terarah
5. Menangkap sesuatu secara tepat
6. Melakukan gerakan antisipasi
7. Menendang sesuatu secara terarah
8. Memanfaatkan alat permainan di luar kelas.
|
1. Melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan,
keseimbangan, dan kelincahan.
2. Melakukan koordinasi gerakan
kaki-tangan-kepala dalam menirukan tarian atau senam.
3. Melakukan permainan fisik dengan aturan.
4. Terampil menggunakan tangan
kanan dan kiri.
5. Melakukan kegiatan kebersihan diri.
|
B.
Motorik Halus
|
1. Membuat garis vertikal, horizontal, lengkung kiri/kanan, miring
kiri/kanan, dan lingkaran.
2.
Menjiplak bentuk.
3.
Mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit.
4. Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan
menggunakan berbagai media.
5. Mengekspresikan diri dengan berkarya seni menggunakan berbagai media.
|
1. Menggambar sesuai gagasannya.
2. Meniru bentuk.
3. Melakukan eksplorasi dengan berbagai media dan kegiatan.
4. Menggunakan alat tulis dengan benar.
5. Menggunting sesuai dengan pola.
6. Menempel gambar dengan tepat.
7. Mengekspresikan diri melalui gerakan menggambar secara detail.
|
C. Kesehatan Fisik
|
1. Memiliki kesesuaian antara usia dengan berat badan.
2. Memiliki kesesuaian antara usia dengan tinggi badan.
3. Memiliki kesesuaian antara tinggi dengan berat badan.
|
1. Memiliki kesesuaian antara usia dengan berat badan.
2. Memiliki kesesuaian antara usia dengan tinggi badan.
3. Memiliki kesesuaian antara tinggi dengan berat badan.
|
III.
Kognitif
A. Pengetahuan umum dan sains
A.
|
1. Mengenal benda berdasarkan fungsi (pisau untuk memotong, pensil untuk menulis).
2. Menggunakan benda-benda
sebagai permainan simbolik (kursi sebagai mobil).
3. Mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya.
4. Mengenal konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari (gerimis, hujan,
gelap, terang, temaram, dsb).
5. Mengkreasikan sesuatu sesuai dengan idenya sendiri.
|
1. Mengklasifikasi benda berdasarkan fungsi.
2. Menunjukkan aktivitas yang
bersifat eksploratif dan menyelidik (seperti: apa yang terjadi
ketika air ditumpahkan).
3. Menyusun perencanaan
kegiatan yang akan dilakukan.
4. Mengenal sebab-akibat tentang lingkungannya (angin bertiup menyebabkan daun bergerak, air dapat menyebabkan sesuatu menjadi basah.)
5. Menunjukkan inisiatif dalam
memilih tema permainan (seperti: ”ayo kita bermain pura-pura seperti burung”).
6. Memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
|
B.
Konsep bentuk, warna, ukuran dan pola
C.
|
1.
Mengklasifikasikan
benda berdasarkan bentuk atau warna atau ukuran.
2.
Mengklasiifikasikan
benda ke dalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis atau kelompok
yang berpasangan dengan 2 variasi.
3. Mengenal pola AB-AB dan ABC-ABC.
4. Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran atau warna.
|
1. Mengenal perbedaan
berdasarkan ukuran: “lebih dari”; “kurang dari”; dan “paling/ter”.
2. Mengklasifikasikan benda
berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran (3 variasi)
3. Mengklasifikasikan benda
yang lebih banyak ke dalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis,
atau kelompok berpasangan yang lebih dari 2 variasi.
4. Mengenal pola ABCD-ABCD.
5. Mengurutkan benda
berdasarkan ukuran dari paling kecil ke paling besar atau sebaliknya.
|
C. Konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf
|
1.
Mengetahui konsep
banyak dan sedikit.
2.
Membilang banyak
benda satu sampai sepuluh.
3.
Mengenal konsep bilangan.
4.
Mengenal lambang
bilangan.
5.
Mengenal lambang huruf.
|
1. Menyebutkan lambang bilangan 1-10.
2. Mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan.
3. Mengenal berbagai macam lambang huruf vokal dan konsonan.
|
IV. Bahasa
A. Menerima bahasa
|
1. Menyimak perkataan orang lain (bahasa ibu atau bahasa lainnya).
2. Mengerti dua perintah yang diberikan bersamaan.
3. Memahami cerita yang dibacakan
4. Mengenal perbendaharaan kata mengenai kata sifat (nakal, pelit, baik
hati, berani, baik, jelek, dsb.).
|
1. Mengerti beberapa perintah secara bersamaan.
2.
Mengulang kalimat
yang lebih kompleks.
3. Memahami aturan dalam suatu permainan.
|
B. Mengungkapkan Bahasa
|
1. Mengulang kalimat sederhana.
2.
Menjawab pertanyaan
sederhana.
3.
Mengungkapkan
perasaan dengan kata sifat (baik, senang, nakal, pelit, baik hati, berani,
baik, jelek, dsb.).
4. Menyebutkan kata-kata yang dikenal.
5. Mengutarakan pendapat kepada
orang lain.
6. Menyatakan alasan terhadap
sesuatu yang diinginkan atau ketidaksetujuan.
7. Menceritakan kembali
cerita/dongeng yang pernah didengar.
|
1. Menjawab pertanyaan yang lebih kompleks.
2. Menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama.
3. Berkomunikasi secara lisan,
memiliki perbendaharaan kata, serta mengenal simbol-simbol untuk
persiapan membaca, menulis dan berhitung.
4. Menyusun kalimat sederhana
dalam struktur lengkap (pokok kalimat-predikat-keterangan).
5. Memiliki lebih banyak kata-kata untuk
mengekpresikan ide pada orang lain.
6. Melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang telah diperdengarkan.
|
C. Keaksaraan
|
1.
Mengenal
simbol-simbol.
2.
Mengenal suara–suara
hewan/benda yang ada di sekitarnya.
3.
Membuat coretan yang
bermakna.
4.
Meniru huruf.
|
1.
Menyebutkan
simbol-simbol huruf yang dikenal.
2.
Mengenal suara
huruf awal dari nama benda-benda yang
ada di sekitarnya.
3.
Menyebutkan kelompok
gambar yang memiliki bunyi/huruf awal yang sama.
4.
Memahami hubungan
antara bunyi dan bentuk huruf.
5.
Membaca nama sendiri.
6.
Menuliskan nama
sendiri.
|
V.
Sosial emosional
|
1. Menunjukkan sikap mandiri dalam memilih kegiatan.
2. Mau berbagi, menolong, dan
membantu teman.
3. Menunjukan antusiasme dalam melakukan permainan kompetitif secara positif.
4. Mengendalikan perasaan.
5. Menaati aturan yang berlaku
dalam suatu permainan.
6. Menunjukkan rasa percaya diri.
7. Menjaga diri sendiri dari lingkungannya.
8. Menghargai orang lain.
|
1. Bersikap kooperatif dengan teman.
2. Menunjukkan sikap toleran.
3. Mengekspresikan emosi yang sesuai dengan kondisi yang ada (senang-sedih-antusias dsb.)
4. Mengenal tata krama dan
sopan santun sesuai dengan nilai sosial budaya setempat.
5. Memahami peraturan dan disiplin.
6. Menunjukkan rasa empati.
7. Memiliki sikap gigih (tidak mudah menyerah).
8. Bangga terhadap hasil karya sendiri.
9. Menghargai keunggulan orang lain.
|
b.
Mengembangkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan menjadi
Indikator-indikator Perkembangan
Indikator merupakan penanda Tingkat Pencapaian Perkembangan (TPP) yang
menunjukkan adanya perubahan perilaku, dapat diukur, dan mencakup sikap,
pengetahuan, dan keterampilan (Kemendiknas 2010). Adapun prinsip-prinsip
pengembangan 1) secara umum prinsip pengembangan indicator adalah sesuai dengan
kepentingan (urgensi), kesinambungan (kontinuitas), kesesuaian (relevansi), dan
kontekstual dan 2) secara khusus pengembangan indicator adalah
1)
sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan
pendidikan, dan potensi daerah;
2)
Menggunakan kata kerja opersional yang dapat diukur
dan/atau diobservasi; dan
3)
Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat
penilaian.
Berikut ini diberikan contoh pengembangan indikator dari Tingkat
Pencapaian Perkembangan (Depdiknas 2010).
Contoh Pengembangan
Indikator Tingkat Pencapaian Perkembangan
Kelompok A Usia 4-5
Tahun
BAHASA
Tingkat Pencaaian
Perkembangan
|
Capaian Perkembangan
|
Indikator
|
A. Menerima Bahasa
|
||
1.
Menyimak perkataan
orang lain (bahasa ibu atau bahasa lainnya).
|
Menyimak perkataan orang lain (bahasa ibu atau
bahasa lainnya).
|
· Mendengarkan orang tua/teman berbicara
· Memusatkan perhatian dalam jangka waktu tertentu
· Menirukan kembali 3-4 urutan kata
|
2.
Mengerti dua perintah
yang diberikan bersamaan.
|
Mengerti dua perintah yang diberikan bersamaan.
|
· Melakukan 2 perintah secara sederhana
· Melakukan 2-3 perintah secara bersama
|
3. Memahami cerita yang dibacakan
|
Memahami cerita yang dibacakan
|
· Mendengarkan cerita sederhana
· Menceritakan kembali isi cerita secara sederhana
· Menyebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita
|
4. Mengenal perbendaharaan kata mengenai kata sifat (nakal, pelit, baik
hati, berani, baik, jelek, dsb.)
|
Mengenal perbendaharaan kata mengenai kata sifat
(nakal, pelit, baik hati, berani, baik, jelek, dsb.)
|
· Menunjukkan gambar yang berkaitan dengan kata sifat (nakal, pelit,
baik hati, berani, baik, jelek, dsb)
· Menyebutkan sifat-sifat tokoh yang ada pada cerita yang didengarnya
|
Penjabaran
indicator secara utuh dapat dilihat pada lampiran.
2. Menentukan tema yang akan
digunakan dalam setiap semester dan menetapkan alokasi waktu setiap tema.
Alternatif
tema-tema yang dapat dipilih dalam pembelajaran di RA dan alokasi waktu untuk
tiap-tiap tema dalam setiap semester
sebagai berikut.
SEMESTER I
No.
|
TEMA
|
ALOKASI
WAKTU
|
1
|
Diri sendiri
|
3 Minggu
|
2
|
Lingkunganku
|
4 Minggu
|
3
|
Kebutuhanku
|
4 Minggu
|
4
|
Binatang
|
3 Minggu
|
5
|
Tanaman
|
3 Minggu
|
JUMLAH
|
17 Minggu
|
|
SEMESTER II
No.
|
TEMA
|
ALOKASI
WAKTU
|
1
|
Rekreasi
|
4 Minggu
|
2
|
Pekerjaan
|
3 Minggu
|
3
|
Air, Udara,
dan Api
|
2 Minggu
|
4
|
Alat
Komunikasi
|
2 Minggu
|
5
|
Tanah Airku
|
3 Minggu
|
6
|
Alam Semesta
|
3 Minggu
|
JUMLAH
|
17 Minggu
|
|
3.
Mengidentifikasi
tema menjadi subtema
Berikut ini diberikan contoh
identifikasi tema menjadi subtema.
Kelompok: A
Semester : II
No.
|
Tema
|
Subtema
|
Perkiraan Waktu
(Minggu)
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
1
|
Pekerjaan
|
1. Macam-macam Pekerjaan
· Dokter,
Perawat, Sopir, Pilot, Polisi, Pedagang, Tukang Becak, Petani, Nelayan, masinis,
dll.
2. Tugas Tiap-tiap Pekerjaan
3. Tempat Tugas Para Pekerja
4. Alat-lat Para Pekerja
5. Hasil Para Pekerja
6. Waktu Bekerja
|
3 Minggu
|
4. Menyusun program semester dengan
cara tema-tema yang dipilih dan hasil identifikasi tema menjadi subtema dibuat
dalam bentuk tabel
Berikut diberikan contoh program
semester.
Program Semester Tahun Pelajaran 2011-2012
RA ……………………………………………….
Semester : I
Kelompok : B
NO.
|
ALOKASI WAKTU
LINGKUP PERKEMBANGAN/INDIKATOR
|
T E M A
|
||||||||||||||||
DIRI
SENDIRI
|
LINGKUNGAN
KU
|
KEBUTUHANKU
|
BINATANG
|
TANAMAN
|
||||||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
13
|
14
|
15
|
16
|
17
|
||
I
|
NILAI-NILAI
AGAMA DAN MORAL
|
|||||||||||||||||
A
|
Aqidah
dan Akhlak
|
|||||||||||||||||
1. Aqidah
|
||||||||||||||||||
1
|
Membiasakan membaca syahadat
|
|||||||||||||||||
2
|
Menghafalkan asmaul husna
|
|||||||||||||||||
3
|
Doa keluar kamar mandi
|
|||||||||||||||||
4
|
Doa sesudah wudhu
|
|||||||||||||||||
5
|
Doa naik kendaraan
|
|||||||||||||||||
6
|
Doa menutup majlis
|
|||||||||||||||||
7
|
Doa memakai baju
|
|||||||||||||||||
8
|
Masya Allah
|
|||||||||||||||||
9
|
Tahlil
|
|||||||||||||||||
10
|
Tarji
|
|||||||||||||||||
11
|
Membiasakan mengucapkan kalimat thoyibah dengan
baik dan benar
|
|||||||||||||||||
12
|
Mengenal Malaikat Jibril
|
|||||||||||||||||
13
|
Mengenal Malaikat Mikail
|
|||||||||||||||||
14
|
Mengenal Malaikat Israfil
|
|||||||||||||||||
15
|
Mengenal Malaikat Izroil
|
|||||||||||||||||
16
|
Mengenal Malaikat Munkar
|
|||||||||||||||||
17
|
Menyebutkan 17 nama rasul
|
|||||||||||||||||
18
|
Menyebutkan Rukun Iman
|
|||||||||||||||||
19
|
Menyebutkan Rukun Islam
|
|||||||||||||||||
Secara
lengkap dapat di;lihat pada lampiran.
A. RENCANA KEGIATAN MINGGUAN (RKM)
RKM merupakan
penjabaran dari perencanaan semester yang berisi kegiatan-kegiatan dalam rangka
mencapai indicator yang telah direncanakan dalam satu minggu sesuai dengan
keluasan pembahasan tema dan subtema. RKM untuk implementasi kurikulum KTSP ada
2 model, yaitu 1) RKM model pembelajaran kelompok dan 2) RKM model pembelajaran
berdasar minat.
1. RKM Model Pembelajaran Kelompok
Komponen
RKM model pembelajaran kelompok di antaranya
a.
Tema dan subtema
b.
Alokasi waktu
c.
RA kelompok A dan B
d.
Lingkup perkembangan
e.
Kegiatan per lingkup perkembangan
Langkah-langkah
pengembangan RKM pembelajaran kelompok sebagai berikut.
a.
Menjabarkan tema dan merinci subtema
b.
Menjabarkan indicator menjadi
kegiatan-kegiatan pada bidang pengembangan/lingkup perkembangan dalam program
semester untuk mempermudah bisa menggunakan kalimat tanya 5 W 1 H
c.
Membuat matrik hubungan antartema,
subtema dengan kegiatan-kegiatan
d.
Menentukan pelaksanaan kegiatan dalam
1 minggu
2. RKM Model Pembelajaran Berdasar
Minat
Komponen
RKM model pembelajaran berdasarkan minat di antaranya
a.
Tema dan subtema
b.
Alokasi waktu
c.
RA kelompok A dan B
d.
Sudut/area/sentra
e.
Kegiatan sudut, area, sentra
Langkah-langkah
pengembangan RKM pembelajaran beradasarkan minat sebagai berikut.
a.
Menjabarkan tema dan merinci subtema
b.
Menjabarkan indicator menjadi
kegiatan-kegiatan dan dimasukkan dalam area/sudut/sentra dalam program semester
untuk mempermudah bisa menggunakan kalimat tanya 5 W 1 H
c.
Membuat matrik hubungan antartema,
subtema dengan kegiatan-kegiatan
d.
Menentukan pelaksanaan kegiatan dalam
1 minggu
B. RENCANA KEGIATAN HARIAN (RKH)
RKH merupakan penjabaran dari RKM
yang memuat kegiatan-kegiatan pembelajaran, baik yang dilaksanakan secara
individu, kelompok, maupun klasikal dalam satu hari. RKH terdiri atas kegiatan
awal, kegiatan inti, istirahat/makan, dan kegiatan akhir.
C. PENILAIAN
Menurut Peraturan Pemerintah
Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usis Dini, penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi
untuk menentukan tingkat pencapaian perkembangan anak (PP No. 58 Tahun 2009: 21).
Bahasan penilaian dalam PP tersebut mencakup 1) teknik penilaian, 2)
lingkup penilain, 3) proses penilaian, 4) pengelolaan hasil, dan 5) tindak
lanjut hasil penilaian.
1.
Teknik Penilaian
Penilaian hasil belajar anak
PAUD, termasuk di dalamnya RA, dapat dilakukan dengan teknik 1) pengamatan, 2)
penugasan, 3) unjuk kerja, 4) pencatatan anekdot, 5) percakapan/dialog, 6)
laporan orang tua, 7) dokumentasi hasil karya anak (portofolio), dan 8)
deskripsi profil anak.
a.
Pengamatan
Cara pengumpulan data untuk mendapatkan informasi
dengan pengamatan langsung terhadap sikap dan perilaku anak.
Format
Penilaian Observasi Anak Didik RA
Nama RA :
Insan Mulia Kelompok
: A
No.
|
Hari/Tgl.
|
Indikator
|
Aspek
yang Diamati
|
Nama
Siswa
|
|||||
Ani
|
Siti
|
Fatma
|
Aris
|
Ali
|
Sani
|
||||
1
|
Selasa
12 – 10-2010
|
Mencuci Tangan (Sosem 30)
|
· Ketertiban
· Kebersihan
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
ü
|
b.
Penugasan
Teknik penilaian yang dilakukan dengan cara
pemberian tugas yang harus dilakukan/dikerjakan anak dalam waktu tertentu
secara perorangan atau kelompok.
Format
Penilaian Penugasan Anak Didik RA
Nama RA :
Insan Mulia Kelompok
: A
No.
|
Hari/Tgl.
|
Indikator
|
Aspek
yang Diamati
|
Nama
Siswa
|
|||||
Ani
|
Siti
|
Fatma
|
Aris
|
Ali
|
Sani
|
||||
1
|
Kamis, 14-10-2010
|
Menunjukkan sedi-kitnya 12 benda berikut
fungsinya
(K4)
|
· Kebenaran
· Urutan
|
ü
|
ü
|
·
|
ü
|
ü
|
ü
|
c. Unjuk Kerja
Teknik penilaian yang dilakukan dengan cara
menuntut anak untuk melakukan tugas dalam perbuatan tertentu yang dapat
diamati.
Format
Penilaian Unjuk Kerja Anak Didik RA
Nama RA :
Insan Mulia Kelompok
: A
No.
|
Hari/Tgl.
|
Indikator
|
Aspek
yang Diamati
|
Nama
Siswa
|
|||||
Ani
|
Siti
|
Fatma
|
Aris
|
Ali
|
Sani
|
||||
1
|
Kamis, 14-10-2010
|
Menari menurut irama /musik yang didengar (F14)
|
· Kebenaran gerakan dengan irama
· Keluwesan gerakan
|
ü
|
ü
|
·
|
ü
|
ü
|
ü
|
d.
Pencatatan Anekdot
Teknik penilaian yang dilakukan cara mencatat
tentang sikap dan perilaku anak secara khusus (peristiwa secara insidental).
Alternatif Format
Penilaian Anekdot Anak Didik RA
Nama RA :
Insan Mulia Kelompok
: A
No.
|
Kejadian
|
Tempat dan Waktu Kejadian
|
Elaborasi (Penjelasan) dan Pengelaborasi
|
Komentar (Ringksan)
|
1
|
Fadil, Ito, Sari, dan Sila berebut sepeda roda 3,
mengapa?
|
Di halaman sekolah
16-10-2010/09.15
|
Peristiwa dan perilaku yang teramati: Ketika
mereka bermain sepe-da roda 3, Fadil de-ngan 3 teman lainnya (Sari, Sila, dan
Ito) memper-solakan siapa yang akan lebih menaikinya. Setelah berne-gosiasi,
akhirnya Fadillah yang lebih dulu naik karena tampaknya paling kecil
tubuhnya, sedangkan Ito memandu jalannya; Sari yang menarik dengan tali, dan
Sila yang mendorong. Begitulah akhirnya mereka bergiliran. (Guru Ani)
|
Bisanya, Fadil maunya menang sendiri kalau ada di
rumah. Kebe-tulan di RA tubuh-nya paling kecil. Tampak-nya dalam kelompok itu
telah terjadi per-kembangan sosial emosional, pengendalian diri, dan tengang
rasa. Pada gi-liran ber-ikutnya Fadil dija-dikan peman-du alur jalannya.
Tugas jenis lain bergantian dengan suasana riang.
|
e.
Percakapan/Dialog
Teknik penilaian yang dilakukan dengan cara
melakukan percakapan dengan anak tentang pengetahuan dan penalaran anak mengenai
sesuatu hal.
f.
Laporan Orang Tua
Teknik penilain yang dilakukan dengan cara meminta
informasi kepada orang tua tentang anaknya berkaiatan dengan pertumbuhan dan
perkembangan pengetahuannya.
g. Dokumentasi Hasil Karya Anak (Portofolio)
Teknik penilaian
yang dilakukan dengan cara mengumpulkan hasil kerja anak setelah melakukan
kegiatan berupa pekerjaan tangan atau karya seni.
Format
Penilaian Hasil Karya (Portofolio) Anak Didik RA
Nama RA :
Insan Mulia Kelompok
: A
No.
|
Hari/Tgl.
|
Indikator
|
Aspek
yang Diamati
|
Nama
Siswa
|
|||||
Ani
|
Siti
|
Fatma
|
Aris
|
Ali
|
Sani
|
||||
1
|
Kamis, 14-10-2010
|
Membatik dengan jumputan (F43)
|
· Kreativitas
· Komposisi warna
|
ü
|
ü
|
·
|
ü
|
ü
|
ü
|
Keterangan:
Tanda ∙ , √,
o dapat diganti Bisa (B), Bisa dengan bantuan (Btd), atau Tidak Bisa (TB)
sesuai indicator yang dinilai.
h. Deskripsi Profil Anak
Teknik penilaian yang dilakukan dengan cara meminta
tanggapan tentang anak berkaitan dengan profil pertumbuhan dan perkembangannya.
2.
Lingkup Penilaian
Apa saja yang dinilai dalam
pembelajaran di PAUD, termasuk di RA? Lingkup penilaian di PAUD (RA/TK)
mencakupi hal-hal sebagai berikut.
a.
Mencakup seluruh tingkat pencapaian perkembangan peserta
didik.
b.
Mencakup data tentang status kesehatan, pengasuhan, dan pendidikan.
3.
Proses Penilaian
Bagaiman proses penilaian yang dilakukan di PAUD (RA/TK)? Proses
penilaian di PAUD (RA/TK), yaitu
a.
dilakukan
secara berkala, intensif, bermakna, menyeluruh, dan berkelanjutan;
b.
pengamatan dilakukan pada saat anak melakukan aktivitas
sepanjang hari;
c.
secara
berkala tim pendidik mengkaji-ulang catatan perkembangan anak dan berbagai
informasi lain termasuk kebutuhan khusus anak yang dikumpulkan dari hasil catatan pengamatan, anekdot, check list, dan portofolio;
d.
melakukan komunikasi dengan orang tua tentang
perkembangan anak, termasuk kebutuhan khusus anak;
e.
dilakukan secara sistematis, terpercaya, dan konsisten;
f.
memonitor
semua aspek tingkat pencapaian perkembangan anak;
g.
mengutamakan
proses dampak hasil; dan
h.
pembelajaran
melalui bermain dengan benda konkret.
4.
Pengelolaan Hasil
Bagaimana hasil
penialian di PAUD dikelola? Pengelolaan hasil penilaian di PAUD (RA/TK)
dikelola dengan hal-hal berikut.
a.
Pendidik
membuat kesimpulan dan laporan kemajuan anak berdasarkan informasi yang
tersedia.
b.
Pendidik
menyusun dan menyampaikan laporan perkembangan anak secara tertulis kepada
orang tua secara berkala, minimal sekali dalam satu semester.
c.
Laporan
perkembangan anak disampaikan kepada orang tua dalam bentuk laporan lisan dan
tertulis secara bijak, disertai saran-saran yang dapat dilakukan orang tua di
rumah.
5.
Tindak Lanjut
Bagaimana hasil
penialian di PAUD ditindaklanjuti? Tindak lanjut hasil penilaian di PAUD
(RA/TK) dapat ditindaklajuti dengan hal-hal berikut.
a.
Pendidik
menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kompetensi diri.
b.
Pendidik
menggunakan hasil penilaian untuk memperbaiki program, metode, jenis
aktivitas/kegiatan, penggunaan dan penataan alat permainan edukatif,
alat kebersihan dan kesehatan, serta untuk memperbaiki sarana dan
prasarana, termasuk untuk anak dengan kebutuhan khusus.
c.
Mengadakan
pertemuan dengan orang tua/keluarga untuk mendiskusikan dan melakukan tindak
lanjut untuk kemajuan perkembangan anak.
d.
Pendidik
merujuk keterlambatan perkembangan anak kepada ahlinya melalui orang tua.
e.
Merencanakan
program pelayanan untuk anak yang memiliki kebutuhan khusus.
Daftar Pustaka
Haryati, Mimin. 2007. Model dan Teknik Penilaian pada Satuan Pendidikan. Jakarta: Gaung
Persada Press.
Kemendikas. 2010. Bahan Sosialisasi Kurtikulum Taman Kanak-kanak: Dokumen II.
Kemendiknas. 2010. Kurikulum Taman Kanak-kanak: Pedoman Pengembangan Program Pembelajaran
di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Direktorat Pembinaan TK dan SD.
PP No. 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
Waseso, Iksan, dkk. 2005. Evaluasi Pembelajaran TK. Jakarta: Universitas Terbuka.

0 Response to "PANDUAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN RA (DOKUMEN II KTSP) "
Post a Comment