SISTEM ORGANISASI PERPUSTAKAAN

SISTEM ORGANISASI PERPUSTAKAAN

Perpustakaan merupakan suatu sistem organisasi – organisasi juga sering disebut sebagai sistem sosial – yang didirikan dan dikembangkan untuk melayani berbagai jenis pemustaka yang ada di lingkungan eksternalnya. Anatomi sistem organisasi perpustakaan dapat dilihat pada gambar 1. Sistem organisasi perpustakaan merupakan sistem terbuka yaitu sistem yang memengaruhi lingkungan eksternal dan yang dipengaruhi oleh lingkungan eksternalnya. Sistem perpustakaan terdiri atas sejumlah subsistem yang jumlahnya tergantung pada besar kecilnya perpustakaan. Misalnya, jumlah subsistem Perpustakaan Nasional lebih banyak dari pada subsistem Perpustakaan Umum.




Gambar 1: Sistem Organisasi Perpustakaan
Setiap subsistem mempunyai fungsi tertentu yang berbeda dengan subsistem lainnya. Setiap subsistem diikat dengan ikatan sinergi dengan subsistem lainnya. Fungsi ikatan sinergi pertama untuk mengarahkan semua subsistem agar bergerak bersama ke arah pencapaian tujuan perpustakaan. Fungsi kedua ikatan sinergi adalah untuk menciptakan sinergi positif dalam semua kegiatan perpustakaan. Sinergi positif adalah produksi subsistem-subsistem yang bekerja dalam kesatuan sistem, lebih besar daripada produksi masing-masing subsistem dijumlahkan. Misalnya, jika produksi subsistem A=150; subsistem B=50; subsistem C=200; dan subsistem D=100, maka kinerja keempat subsistem tersebut lebih besar dari 600. Itu berarti dapat 601, 700 atau 1000 dan sebagainya.
Di samping sinergi positif dapat juga terjadi sinergi negatif. Misalnya, jika terjadi konflik destruktif antara subsistem-subsistem tersebut, maka dapat terjadi saling merusak produktivitas subsistem-subsistem. Misalnya, konflik antara subsistem A dengan B produktivitas keduanya menjadi 100 dan 25. Demikian juga, jika subsistem C mengalami konflik, produkvitasnya merosot menjadi 80. Dengan demikian, produktivitas ketiganya menjadi lebih kecil dari 600; dapat 590, 200 dan sebagainya. Oleh karena itu, kepala perpustakaan harus mampu memanajemeni konflik yang dihadapinya di perpustakaan. Sistem perpustakaan menyajikan berbagai jenis layanan jasa perpustakaan kepada para pemustaka jenis dan jumlahnya banyak yang berada di lingkungan eksternal perpustakaan. Penyajian layanan jasa dipimpin oleh pemimpin perpustakaan. Layanan tersebut dilaksanakan berdasarkan Budaya Perpustakaan yang mengatur pola perilaku pustakawan dan staf perpustakaan. Sistem perpustakaan dipengaruhi oleh lingkungan eksternal berupa pemustaka, masyarakat, bisnis dan pemerintah yang menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh perpustakaan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SISTEM ORGANISASI PERPUSTAKAAN"

Post a Comment